Raih Kemenangan Bersama Kami di TOPBET4D.COM | Bonus Cashback Sportbook dan Sabung Ayam 15% | Bonus Refferal 2% | Bonus Rollingan 0,8% | Diskon Togel Terbesar 66% | MIN DEPOSIT HANYA 20RB!!! | LINE :TOPBET4D | WA: +6281384698687

Lampard Soroti Rapuhnya Lini Belakang Chelsea kala Dihajar Everton

https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 08 45 2139282 lampard-soroti-rapuhnya-lini-belakang-chelsea-kala-dihajar-everton-lGitpmG5XF.jpg

TOPBET4D  - Chelsea harus menelan pil pahit ketika menjalani matchday ke-16 mereka di Liga Inggris musim 2019-2020. Menghadapi Everton, skuad The Blues –julukan Chelsea– harus puas menutup laga dengan kekalahan 1-3 dari lawannya.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Goodison Park, pada Sabtu 7 Desember 2019, malam WIB, Chelsea memang tampil kurang begitu menjanjikan sejak menit awal. Bahkan gawang mereka sudah dibobol Everton saat laga baru berjalan 5 menit melalui aksi Richarlison.

Pada awal babak kedua, Everton berhasil memperbesar keunggulan jadi 2-0 atas Chelsea melaui gol yang dicetak oleh Dominic Calvert-Lewin. Chelsea sendiri berhasil memperkecil kedudukan tepatnya di menit ke-52 melalui aksi dari Mateo Kovacic.

Akan tetapi 6 menit jelang pertandingan usai, Everton kembali mencetak gol ke gawang Chelsea melalui gol kedua Calvert-Lewin. Penyerang berusia 22 tahun itu berhasil melepaskan sepakan yang melewati celah di kedua kaki kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga.

Seusai pertandingan Everton, manajer Chelsea, Frank Lampard, lantas memberikan komentarnya. Lampard menyoroti performa minor yang ditunjukkan anak-anak asuhannya, terutama di lini pertahanan saat takluk dari Everton.

Semua gol yang mereka (Everton) ciptakan pada laga ini adalah hasil dari kecerobohan kami. Gol pertama adalah sesuatu yang kami sadari, Richarlison melompat di kotak penalti, dan dua gol lainnya benar-benar cara bertahan yang buruk dari kami, ucap Lampard

Kami seperti akan mengejar di posisi 2-1 dan kami tidak boleh memberikan lawan gol cuma-cuma seperti yang gol ketiga mereka ciptakan. Sebab saya merasa bahwa itu benar-benar konyol, tuntas pelatih berusia 41 tahun tersebut

No comments

Powered by Blogger.